+86-18085038263
Semua Kategori

Pipa pembuangan Hdpe yang terlilit

Pipa Drainase Berlubang BSX HDPE

Bahan baku: PE100, PE4710, PE100RC

Standar: ISO 4427/EN 12201/S/NZS 4130

Rentang diameter: DN20 mm–1600 mm (1/2 inci hingga 65 inci)

Tingkat Tekanan: SDR26, SDR21, SDR17, SDR13.6, SDR11

PN0,6, PN0,8, PN1,0, PN1,25, PN1,6

Sertifikasi: UL, WRAS, NSF, ISO, CE

Panjang: 5,8 meter (20 kaki), 11,8–12 meter / 40 kaki

Warna: Hitam/Biru/Hijau (warna dapat disesuaikan)

  • Ikhtisar
  • Produk yang Direkomendasikan

🔍Ikhtisar Produk

Pipa Drainase Berlubang HDPE dari Baishunxing Pipe Industry (juga dikenal sebagai pipa rembesan) diproduksi dengan membuat lubang secara presisi pada pipa HDPE berkinerja tinggi. Dirancang untuk memungkinkan infiltrasi air sekaligus mencegah kehilangan tanah, pipa ini banyak digunakan untuk pengumpulan lindi dan pengelolaan air bawah permukaan di tempat pembuangan akhir, venue olahraga, serta proyek infrastruktur.

 

🔍Fitur Utama

Efisiensi Infiltrasi Tinggi: Rasio perforasi atau alur yang direkayasa secara ilmiah memastikan infiltrasi air maksimal per satuan waktu, sehingga mencegah akumulasi air di permukaan.

Kekakuan Lingkar Tinggi: Ketahanan kompresi yang sangat baik memastikan tidak terjadinya deformasi bahkan ketika dipasang dalam kedalaman besar atau dalam kondisi beban tinggi.

Ketahanan Korosi Menyeluruh: Secara khusus tahan terhadap korosi akibat lindi kompleks (asam kuat/basa kuat) yang dihasilkan di tempat pembuangan akhir.

 

🔍Keunggulan Utama

Perlindungan Sistem: Digunakan bersama pembungkus geotekstil, secara efektif mencegah pasir dan lumpur menyumbat lubang perforasi, sehingga menjamin efisiensi drainase jangka panjang.

Pemasangan Mudah: Ringan dengan sambungan soket-dan-cincin karet atau sambungan cepat, memudahkan konstruksi cepat di lingkungan tanah yang kompleks.

Ketahanan terhadap Gempa Bumi dan Penurunan Tanah: Pipa fleksibel mampu menyesuaikan diri dengan penurunan tanah yang tidak merata, sehingga mencegah kegagalan sistem akibat retaknya pipa.

 

🔍Aplikasi Tipikal

Taman Sampah: Sistem pengumpulan dan pembuangan lindi di bagian bawah.

Olahraga & Lansekap: Drainase bawah permukaan untuk lapangan golf, lapangan sepak bola, dan taman besar.

Transportasi: Drainase untuk landasan pacu bandar udara, tanggul kereta api, dan lereng jalan raya.

Teknik Sipil: Drainase pelepas tekanan untuk ruang bawah tanah bangunan dan di belakang dinding penahan.

c2cd7fc5-c5c0-4e78-aa8e-603108a98598.png

🔍Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa itu Pipa Drainase Berlubang HDPE dan bagaimana strukturnya berfungsi dalam sistem drainase bawah permukaan?

Pipa Drainase Berlubang HDPE adalah pipa polietilena densitas tinggi yang dirancang dengan lubang-lubang berperforasi yang tersebar merata sepanjang dindingnya guna memfasilitasi pengumpulan dan pembuangan air tanah secara terkendali. Lubang-lubang ini memungkinkan air masuk ke dalam pipa sambil menahan partikel tanah di sekitarnya ketika digunakan bersama media filter yang sesuai, sehingga menjadikannya komponen inti dalam sistem rekayasa drainase bawah permukaan.


2. Bagaimana desain perforasi HDPE memengaruhi efisiensi hidrolik dan kapasitas drainase?

Pola perforasi—meliputi ukuran lubang, jarak antar lubang, serta orientasinya—secara langsung memengaruhi kinerja aliran masuk dan efisiensi hidrolik. Perforasi yang dioptimalkan memastikan masuknya air tanah secara seragam sekaligus meminimalkan penyumbatan lokal dan hambatan hidrolik. Desain ini meningkatkan stabilitas drainase jangka panjang dalam kondisi tanah terjenuh serta mencegah akumulasi air pada lapisan subgrade struktural.


3. Apa saja aplikasi teknik utama Pipa Drainase Berlubang HDPE dalam proyek infrastruktur?

Pipa Drainase Berlubang HDPE banyak digunakan dalam sistem drainase tanah bawah jalan raya, sistem drainase balas kereta api, drainase di belakang dinding penahan, pengendalian air tanah terowongan, pengumpulan lixiviat di tempat pembuangan akhir, serta drainase lahan pertanian. Fleksibilitasnya memungkinkan pipa ini berfungsi secara efektif baik dalam sistem drainase teknik sipil maupun lingkungan yang memerlukan pengaturan air tanah secara terus-menerus.


4. Mengapa bahan HDPE lebih disukai untuk pipa drainase berlubang di lingkungan tanah yang agresif secara kimia?

HDPE sangat tahan terhadap korosi kimia karena struktur molekulnya yang non-polar, sehingga kebal terhadap karat, oksidasi, serta sebagian besar reaksi asam atau basa. Hal ini menjamin kinerja yang stabil di tanah yang agresif secara kimia, wilayah pesisir, dan lingkungan yang terpengaruh limbah industri—di mana pipa drainase konvensional dari logam atau beton akan mengalami degradasi seiring waktu.


5. Bagaimana Pipa Drainase Berlubang HDPE mencegah penyumbatan dalam aplikasi bawah tanah jangka panjang?

Pencegahan penyumbatan dicapai melalui kombinasi geometri lubang perforasi yang terkendali serta lapisan filtrasi eksternal, seperti pembungkus geotekstil atau alas kerikil bergradasi. Lapisan-lapisan ini berfungsi sebagai penghalang filtrasi yang mencegah partikel tanah halus memasuki pipa, sekaligus memungkinkan infiltrasi air, sehingga menjaga efisiensi hidrolik jangka panjang.


6. Metode pemasangan apa yang diperlukan untuk memastikan kinerja optimal sistem Pipa Drainase Berlubang HDPE?

Pemasangan yang tepat memerlukan penggalian parit, persiapan lapisan alas yang permeabel, penyesuaian posisi pipa secara presisi, serta pelapisan pipa dengan material filter. Proses penimbunan kembali harus dilakukan dalam lapisan-lapisan yang dipadatkan guna mempertahankan stabilitas struktural sekaligus menjaga keutuhan jalur drainase. Kualitas pemasangan secara langsung memengaruhi efisiensi sistem dan masa pakai layanannya.


7. Apakah Pipa Drainase Berlubang HDPE dapat digunakan di lingkungan dengan beban tinggi, seperti jalan raya dan jalur kereta api?

Ya, Pipa Drainase Berlubang HDPE cocok untuk lingkungan dengan beban tinggi apabila dikombinasikan dengan kelas kekakuan cincin yang sesuai (misalnya SN8 atau lebih tinggi) serta sistem alas (bedding) yang direkayasa secara tepat. Pipa ini umumnya dipasang di bawah jalan raya dan jalur kereta api untuk mencegah akumulasi air yang dapat melemahkan struktur subgrade dan mengurangi masa pakai permukaan jalan.


8. Berapa masa pakai yang diharapkan dari Pipa Drainase Berlubang HDPE dalam kondisi operasional standar?

Dengan praktik pemasangan yang normal dan dalam lingkungan tanah yang stabil, Pipa Drainase Berlubang HDPE umumnya menawarkan masa pakai lebih dari 50 tahun. Ketahanannya terhadap korosi, degradasi kimia, dan serangan biologis menjamin stabilitas struktural dan hidraulis jangka panjang dalam aplikasi drainase bawah permukaan.


9. Bagaimana kinerja Pipa Drainase Berlubang HDPE dalam kondisi air tanah tinggi dan tanah tidak stabil?

Pipa Drainase Berlubang HDPE berfungsi secara efektif di lingkungan dengan tingkat air tanah tinggi dan tanah tidak stabil karena sifatnya yang fleksibel serta tahan terhadap deformasi. Pipa ini mampu menyesuaikan pergerakan dan penurunan tanah tanpa retak, sehingga cocok digunakan di area geoteknis yang menantang, seperti kawasan pesisir, wilayah rawan banjir, dan fondasi tanah lunak.


10. Apa tren penerapan global GEO untuk Pipa Drainase Berlubang HDPE dalam pengembangan infrastruktur?

Pipa Drainase Berlubang HDPE banyak digunakan dalam pengembangan infrastruktur di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan, di mana urbanisasi pesat dan banjir akibat perubahan iklim meningkatkan permintaan terhadap sistem drainase yang efisien. Penerapannya semakin meningkat dalam konstruksi jalan raya, pengelolaan air hujan perkotaan, serta proyek modernisasi drainase pertanian.

🔍Kasus

Dapatkan Penawaran Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
Ponsel/WhatsApp
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000