Yakni pipa polietilen densitas tinggi untuk irigasi pertanian, yang merupakan pipa khusus untuk sistem irigasi penghemat air di bidang pertanian dan lansekap, serta memiliki keunggulan utama seperti ketahanan cuaca dan anti-penuaan, fleksibilitas kuat, kinerja hidrolik unggul, serta cocok untuk metode irigasi semprot, irigasi tetes, irigasi mikro, dan lainnya
Kinerja tahan cuaca dan anti-penuaan yang sangat baik
Pipa dapat ditambahkan stabilizer anti-ultraviolet, dan saat digunakan di luar ruangan, masa tahan penuaan lebih dari 30 tahun, serta tidak akan menjadi getas atau retak akibat sinar matahari langsung, sehingga cocok untuk pemasangan terbuka di lahan pertanian dan taman.
Kinerja hidrolik yang baik, hemat air dan energi
Dinding bagian dalam halus, koefisien kekasaran hanya n=0,009, hambatan aliran air jauh lebih rendah dibandingkan pipa beton dan pipa besi cor, jarak pengangkutan air lebih panjang dan laju aliran lebih besar pada tekanan irigasi yang sama, sehingga dapat mengurangi konsumsi energi pompa dan memenuhi persyaratan irigasi hemat air.
Fleksibilitas tinggi dan adaptif terhadap medan yang kompleks
Pemanjangan pada putus ≥ 400%, dan dapat diangkut dalam bentuk gulungan dan bundel (panjang satu gulungan dengan diameter pipa kecil bisa mencapai 500 m), yang mampu menyesuaikan kontur lahan seperti pematang sawah, parit, dan lereng berbukit, tanpa perlu banyak sambungan pipa siku, sehingga efisiensi konstruksi meningkat secara signifikan.
Tahan korosi, higienis, dan ramah lingkungan
Tidak bereaksi dengan air irigasi dan larutan pupuk (seperti urea dan pupuk majemuk cair), serta tidak menghasilkan zat berbahaya yang mencemari tanah dan tanaman. Tahan terhadap korosi asam dan basa tanah saat dikubur, sehingga tidak memerlukan perlakuan anti-korosi.
Ringan, mudah dipasang, biaya perawatan rendah
Kepadatannya hanya 1/8 dari pipa baja, dan dapat ditangani serta dipasang secara manual tanpa peralatan besar. Setelah sambungan dilelehkan secara panas atau menggunakan fitting pipa khusus, segelnya baik, tidak mudah bocor, dan pada dasarnya tidak memerlukan perawatan di tahap selanjutnya.
2. Penggunaan utama
Pipa irigasi HDPE banyak digunakan dalam berbagai sistem irigasi seperti pertanian, taman, dan rumah kaca, dengan skenario spesifik sebagai berikut:
Sistem irigasi hemat air untuk lahan pertanian
Pipa utama/cabang irigasi lapangan: digunakan untuk sistem irigasi semprot dan irigasi pipa untuk tanaman ladang seperti gandum, jagung, kapas, dll., dengan kisaran diameter pipa DN50~DN315 dan tekanan adaptif 0,4~1,0MPa, yang dapat mencapai transmisi air jarak jauh;
Pipa Cabang Irigasi Tetes untuk Kebun / Lahan Sayur / Pipa Semprot Mikro: Pipa HDPE berdiameter kecil (dn20~dn50) digunakan sebagai pipa penghubung untuk sabuk irigasi tetes dan kepala semprot mikro untuk mengalirkan campuran air dan pupuk secara akurat serta meningkatkan pemanfaatan air dan pupuk.
Irigasi lansekap
Sistem irigasi sprinkler untuk taman kota, ruang hijau di alun-alun, dan pohon pinggir jalan umumnya menggunakan ukuran DN32~DN110, dapat dipasang terkubur di tanah atau dipasang di atas permukaan, mempertimbangkan aspek keindahan dan kepraktisan.
Jaringan pipa irigasi halus pada lapangan golf menggunakan fleksibilitasnya untuk menyesuaikan diri dengan medan bergelombang di lapangan dan memastikan pasokan air yang merata ke rumput.
Irigasi rumah kaca
Sebagai pipa utama dan pipa cabang untuk irigasi tetes serta irigasi teratomisasi di dalam rumah kaca, diameter pipa DN20–DN75 dapat diatur secara fleksibel di antara barisan tanaman, dan alat penyebar pupuk mampu mewujudkan irigasi terpadu air dan pupuk, sehingga cocok untuk lingkungan rumah kaca dengan suhu tinggi dan kelembapan tinggi.
Irigasi hijau perkotaan serta industri dan pertambangan
Sistem irigasi hijau untuk kawasan industri dan komunitas perumahan, serta jaringan pipa irigasi semprot untuk reklamasi tambang dan penghijauan lereng, mampu memenuhi kebutuhan lingkungan eksternal yang keras berkat ketahanan terhadap cuaca dan ketahanan terhadap korosi.