Pipa HDPE (pipa polietilena kepadatan tinggi) terbuat dari polietilena kepadatan tinggi sebagai bahan baku dan dibentuk melalui proses ekstrusi. Keunggulan utamanya adalah ringan namun kuat, tahan korosi dan tahan benturan, dinding dalam yang halus, sambungan yang andal, serta masa pakai yang panjang. Pipa ini banyak digunakan dalam infrastruktur perkotaan, properti, jalan raya, sungai, pertanian, dan skenario lainnya, serta dapat dipasang dengan metode konstruksi terbuka (open-cut) maupun tanpa galian (trenchless).
Karakteristik Inti
- Bahan dan Masa Pakai: Kerapatan sekitar 0,95 g/cm³, non-polar; masa pakai normal saat terkubur adalah 50 tahun, dan pipa ini 100% dapat didaur ulang.
- Ketahanan terhadap Korosi dan Benturan: Tahan terhadap sebagian besar asam, basa, dan garam; tidak tahan terhadap agen pengoksidasi kuat/hidrokarbon aromatik/hidrokarbon terhalogenasi; ketangguhan yang baik pada suhu rendah; dapat digunakan pada kisaran suhu -60°C hingga 60°C; tahan terhadap penurunan tanah dan gempa bumi.
- Kinerja Hidraulis yang Sangat Baik: Dinding dalam yang halus, koefisien Manning sekitar 0,009; untuk diameter yang sama, kapasitas pengangkutan air 30% lebih tinggi dibandingkan pipa konvensional; tidak mengalami pengendapan kerak.
- Ringan dan Berkekuatan Tinggi: Beratnya hanya 1/8 dari pipa baja, kekakuan cincin SN4–SN16, ketahanan ausnya 4 kali lipat dibandingkan pipa baja; cocok untuk mengalirkan media abrasif.
- Sambungan Andal: Penyambungan dengan metode butt fusion (≥75 mm), electrofusion (untuk semua diameter, lebih baik untuk diameter kecil atau ruang terbatas), kekuatan sambungan ≥ kekuatan badan pipa; untuk saluran pembuangan dapat menggunakan segel fleksibel tipe socket.